Konglomerat AS ini tak Hanya Simpan Bitcoin dan Ethereum, tapi juga MATIC

Miliarder asal Amerika Serikat Mark Cuban menambah portofolio cryptocurrency-nya. Dia mengumumkan bahwa sekarang sedang berinvestasi di Polygon (MATIC). Namun, dikutip dari Coindesk, tidak ada rincian besaran Polygon yang ia miliki saat ini.

“Saya adalah pengguna Polygon dan saya semakin sering menggunakannya,” kata Cuban dalam sebuah email yang dikirim ke redaksi Coindesk.

Pengusaha yang memiliki klub basket NBA Dallas Mavericks ini sebelumnya telah terang-terangan bahwa ia mengadopsi sejumlah mata uang kripto. Selain Bitcoin, ia mengatakan memiliki Ethereum dan DOGE.

Cuban mengatakan, setelah berinvestasi di Polygon, dia langsung mengintegrasikan ke Lazy.com, sebuah perusahaan portofolio Kuba yang memungkinkan orang untuk dengan mudah menampilkan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFTs).

Polygon menjadi salah satu koin yang justru moncer di saat sejumlah aset crypto kebakaran. Dalam sepekan terakhir, MATIC justru meningkat lebih dari 50%.

Polygon memiliki proyek terdesentralisasi (DeFI) yang saat ini kembali bergairah. Pasar saat ini semakin beralih ke platform DeFI Polygon untuk menghindari biaya transaksi yang tinggi dari mainnet Ethereum.

Selain itu, portofolio kripto yang dimiliki oleh pemilik Mark Cuban Companies (MCC) itu komposisinya kini menjadi 60% Bitcoin, 30% Ethereum, dan 10% koin lain. Cuban selama ini dikenal sebagai orang kaya yang rajin mengumpulkan portofolio mata uang kripto sejak masa awal perkembangan kripto.

Dalam sebuah siaran “The Delphi Podcast” baru-baru ini, Cuban mengatakan, selama memegang aset kripto, ia merasa bahwa investasi mata uang kripto akan sangat menjanjikan di masa depan.

“Bitcoin adalah alternatif yang lebih baik daripada emas, dan itu akan terus berlanjut. Itulah mengapa saya memiliki Bitcoin dan belum pernah saya menjualnya (hingga saat ini),” kata Cuban.

Namun, saat ini, Cuban pun tertarik dengan Ethereum. Ia tertarik dengan sistem smart contract Ethereum. Terlebih saat ini, blockchain Ether sedang mengembangkan Non Fungible Token (NFT). “Yang benar-benar mengubah segalanya adalah kontrak pintar,” kata Cuban.

“Kontrak pintar datang, dan itu menciptakan DeFi (keuangan terdesentralisasi) dan NFT (token nonfungible). Itulah yang mengubah permainan. Itulah yang membuat saya bersemangat. Itulah mengapa sangat mirip dengan internet.”

Cuban pun menilai bahwa Ethereum sangat adaptif dengan kebutuhan orang-orang yang telah berkecimpung di ekosistem cryptocurrency ini. “Saya membelinya lebih cepat, tetapi saya mulai membelinya empat tahun lalu, hanya karena menurut saya itulah yang paling dekat yang kami miliki dengan mata uang yang sebenarnya.”

Selain memiliki Bitcoin dan Ethereum, Cuban memilki 10% mata uang kripto lainnya. Namun, ia tidak mempublikasikan koin apa yang ia simpan selain BTC dan ETH tersebut.

“Ada beberapa yang saya (beli) untuk bersenang-senang. Beberapa saya lakukan untuk pengalaman, karena saya hanya ingin belajar,” ujar Cuban. []

Sumber: portalkripto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *