Ingat! 4 Faktor ini Bukan Penyebab Gagalnya Pengusaha Jalankan Bisnis

Faktor yang bukan penyebab gagalnya pengusaha dalam berbisnis. Setiap manusia diberkahi dengan kemampuan berpikir yang luar biasa, sehingga mereka mampu bertahan hidup pikiran yang rasional.

Manusia, dalam kondisi sesulit apapun, pasti bisa mampu melewati segala macam kesulitan apapun itum baik dalam menjalankan usaha ataupun lainnya.

Dalam berbisnis atau berwirausaha, kita mungkin pernah mengalami yang namanya kerugian atau ditipu. Kondisi ini sebaiknya jangan dihiraukan jika tidak ingin terus larut di dalam kondisi yang memprihatinkan.

Meski dihadapkan pada keadaan terpuruk, seorang pebisnis atau pengusaha sejati tetap berpikir soal peluang di tengah keterpurukan itu. Inilah yang membedakan antara pebisnis yang bermental lemah dan pebisnis yang bermental baja.

Karena itu, untuk lebih jelasnya, saya akan paparkan beberapa faktor penting yang bukan merupakan penyebab gagalnya pengusaha dalam menjalankan bisnis. Faktor-faktor ini sangat penting untuk dimiliki seorang pengusaha sejati.

Perhitungan yang Cermat

Anda dalam berbisnis wajib memiliki perhitungan yang cermat. Berapa modal yang dibutuhkan, berapa karyawan yang dibutuhkan, berapa pengeluaran dalam sehari, seminggu, sebulan, dan berapa proyeksi keuntungannya dalam jangka waktu tertentu.

Jadi, Anda dalam konteks ini harus menjadi orang yang perfeksionis dan detail. Atau, jika Anda pria dan tidak terlalu mampu bersikap detail dalam mencermati perhitungan bisnis, mungkin bisa meminta bantuan dari kaum perempuan atau orang yang jago ekonomi untuk menghitung hal tersebut.

Perhitungan ini dibutuhkan sebagai gambaran besar tentang bisnis Anda. Karena Anda tidak mungkin menjalankan tanpa perhitungan yang cermat dan gambaran yang jelas.

Bob Sadino memang pernah berkata di acara Kick Andy bahwa untuk memulai bisnis tidak perlu banyak berpikir. Artinya, kita bisa menarik kesimpulan dari perkataan Bob Sadino tentang pentingnya aksi tanpa pikir panjang.

Saya tidak mengatakan itu tidak penting. Itu memang penting, tetapi Anda juga harus ingat, usaha Bob Sadino itu dijalankan dengan sangat rinci dan detail. Coba saja datang ke Kem Chicks, toko swalayan milik Bob Sadino. Amati harga-harga yang dipasang, apakah itu tidak dihitung dengan cermat? Hehe.. Tentu dihitung dengan cermat ya.

Mental Baja, Tidak Cengeng, Tidak Lemah

Bicara faktor yang bukan penyebab gagalnya pengusaha, saya ingat dengan perkataan Chairul Tanjung, pengusaha kelas kakap yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia. Dia pernah berkata bahwa seorang pengusaha jangan cengeng. Artinya, dari perkataan dia, dapat diketahui, seorang pengusaha itu memang sudah pasti bakal dihadapkan pada situasi tersulit.

Jadi apapun kesulitannya, Anda harus tetap bangkit dan jangan pernah menyerah untuk melihat peluang. Anda juga memasang mental baja dalam diri Anda untuk menghadapi berbagai hambatan dalam berbisnis.

Apalagi Anda bukanlah siapa-siapa. Bukan anak Chairul Tanjung, bukan pula saudaranya. Terlebih Anda juga bukan anak pejabat atau anak presiden. Jadi jangan berharap dan bergantung pada orang lain. Tetapi, selain tentunya bergantung pada Tuhan, bergantunglah pada tekad kuat Anda.

Ingat, jangan cengeng, jangan lemah dan jangan manja. Bahkan dalam keadaan susah seperti sekarang, di mana harga-harga bahan pokok yang pada naik signifikan, Anda tidak boleh menyerah dan tidak boleh lemah. Tekad wajib dipertebal. Ingatlah bahwa di balik kesulitan pasti ada kemudahan.

Jago Melihat Peluang

Faktor kedua ini harus terus diasah oleh pengusaha muda. Karena memang kemampuan melihat peluang akan dimiliki jika telah memiliki segudang pengalaman dalam berbisnis. Sebetulnya jika Anda beberapa kali mengalami jatuh-bangun berbisnis, Anda diberikan kesempatan untuk peluang bisnis yang lain.

Sebab, bila Anda gagal pada bisnis kuliner misalnya, maka artinya mata Anda sedangkan dibuka agar bisa melihat peluang bisnis pada bidang lain, misalnya bisnis jual-beli pakan ternak, pupuk, atau komoditas lain. Ada banyak peluang bisnis di luar sana dan Anda tinggal jalan dengan sepeda atau motor atau mobil untuk melakukan pengamatan untuk mencari peluang bisnis.

Untuk menemukan peluang bisnis, sebetulnya bisa diperoleh melalui keresahan yang Anda rasakan. Apakah saya harus mengingatkan lagi bahwa Nadiem Makarim dalam mendirikan Gojek itu diawali dengan keresahannya terhadap dunia perojekan?

Nadiem mendirikan Gojek, yang menjadi perusahaan besar saat ini dan telah memiliki cabang di negara tetangga, karena resah dengan harga ojek yang tidak pasti. Dia dulu sering naik ojek di Jakarta dan ketika menggunakan jasa ojek, tukang ojek sering kali menggetok harga ongkos seenaknya. Lalu terpikirlah bagaimana cara mengatasi itu.

Jadi, lihatlah sekitar Anda, amati baik-baik dan rasakan apa yang menjadi keresahan Anda. Ini hanya soal kepekaan Anda. Jadi asahlah.

Jaringan yang Kuat

Memiliki jaringan yang kuat adalah faktor suksesnya bisnis Anda. Jaringan yang solid juga bukan merupakan faktor gagalnya pengusaha dalam menjalankan bisnis. Kembali lagi, jaringan yang kuat hanya dimiliki oleh orang yang telah berpengalaman dan lama berkecimpung pada berbagai bidang usaha.

Misalnya, contoh termudahnya, Anda pernah berjualan makanan ringan seperti keripik. Saat itu berarti Anda punya kenalan yang memasok bahan-bahan dasar atau alat untuk membuat keripik untuk Anda jual. Katakanlan pemasok itu menjual alat mesin pencetak bentuk keripik.

Lalu dalam perjalanannya, bisnis keripik Anda bangkrut sehingga alat tersebut tidak tergunakan lagi. Dalam konteks ini, apakah berarti bisnis Anda hancur sepenuhnya? Tentu tidak.

Karena tidak menutup kemungkinan, distributor alat mesin pencetak makanan itu memiliki alat lain yang bisa membantu Anda menemukan peluang bisnis yang lain. Atau setidaknya Anda bisa meminta informasi dari distributor tentang alat-alat yang dimilikinya, yang bisa Anda manfaatkan untuk membangun usaha dengan ide baru.

Intinya, jika Anda memiliki kenalan satu orang yang terkait dengan bisnis Anda, baik itu distributor, pemasok, pelanggan, maupun pihak perbankan, maka ketahuilah sebetulnya mereka bisa memberikan peluang bisnis yang baru. Jadi, jaga jaringan-jaringan bisnis yang telah Anda miliki sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *