Bisnis Kuliner 2021: Tips dan Ide Termudah Supaya Untung Melejit

Martabak
Ilustrasi | Bisnis Kuliner 2021: Tips dan Ide Agar Untung Berlipat (pixabay)

Bisnis kuliner diperkirakan akan moncer selama tahun 2021 ini. Bisnis ini sebetulnya sudah banyak diminati selama bertahun-tahun terakhir. Namun peningkatan bisnis kuliner kian melejit terutama di masa pandemi Covid-19 karena tergolong mudah untuk digeluti dan cukup menjanjikan.

Survei Snapcart tentang tren masakan rumahan menyebut sebanyak 63 persen responden berencana untuk memulai bisnis makanan mereka sendiri.

Selain itu, selama 12 bulan terakhir, data Google Trend menunjukkan pencarian terkait ide bisnis rumahan naik sampai lebih dari 300 persen. Untuk pencarian terkait ide bisnis kuliner meningkat hingga 250 persen.

Berikut ini adalah tips bagi Anda yang ingin memulai usaha kuliner di tahun 2021 ini. Silakan disimak.

baca juga: 6 Tips Bisnis Kuliner Tahun 2021 yang Wajib Diketahui

1. Tampilan Makanan Harus Menarik dan Estetik

Dalam mengembangkan bisnis kuliner, keunggulan rasa dan keunikan produk harus disertai kemampuan menarik hati pelanggan terutama di pusaran besarnya persaingan pelaku usaha di media sosial.

Maka untuk menarik perhatian calon konsumen, hal pertama dan sangat penting untuk dijual adalah tampilan makanan yang menarik dan estetik. Ingat, bukan hanya mengandalkan kemampuan mengedit gambar atau memanfaatkan pencahayaan yang tepat dalam mengambil gambar makanan.

Lebih dari itu, pemilihan bahan makanan yang tepat dan segar akan membuat tampilan makanan semakin ciamik dan menggiurkan. Bukan berarti harus mahal, namun pemilihan bahan yang segar dan berkualitas itu langkah pertama yang harus dilakukan.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah garnish atau pemanis tampilan. Ini juga dapat membantu meningkatkan daya tarik dari produk makanan yang ditawarkan.

2. Kemasan Produk yang Menarik

Kemasan produk adalah bagian dari branding sebuah usaha. Bagaimana wujud kemasan produk yang sampai ke tangan pelanggan, menjadi bukti dari profesionalitas, serta menunjukkan kualitas produk yang ditawarkan.

Dalam bisnis makanan, kemasan juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kenikmatan hidangan. Selain itu, pemilihan kemasan yang ramah lingkungan juga dapat menjadi salah satu nilai tambah.

Karena itu, penting bagi pengusaha bisnis kuliner, walaupun masih di level rumahan, untuk memperhatikan kesesuaian dan keamanan kemasan yang digunakan. Apalagi terkadang jasa kurir yang kerap digunakan kurang berhati-hati dalam membawa produk makanan. Di sinilah perlunya perhatian khusus terhadap cara dan pemilihan kemasan.

3. Pilih Produk Kuliner dengan Market yang Luas

Target market yang luas dan mencakup semua kalangan membuat bisnis kuliner lebih mudah berkembang di masyarakat dan diminati banyak orang. Tidak hanya itu saja, bisnis kuliner juga bisa dijalankan oleh pengusaha pemula yang masih minim pengalaman.

Inilah beberapa produk kuliner yang menurut kami memiliki pangsa pasar yang luas:

1. Martabak Mini

Bisnis kuliner yang pertama kami rekomendasikan ialah martabak mini karena yang menyukai jajanan berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, pemuda pemudi, hingga orang dewasa.

Untuk martabaknya sendiri, ada banyak jenisnya yang bisa dijual. Misalnya martabak telur, martabak mini, martabak manis, dan berbagai jenis martabak lain.

Untuk memulai bisnis ini pun tidak harus mengeluarkan banyak modal. Pemasaran produknya bisa dilakukan di pasar atau toko terdekat. Umumnya, pelanggan akan membeli lebih dari satu karena ukurannya yang tidak terlalu besar.

Harga jual untuk martabak mini ini bervariasi antara 2 sampai 5 ribu rupiah. Untuk martabak manis biasanya toping yang digunakan bervariasi seperti meses, keju, kacang, dan masih banyak lagi.

2. Mie Ayam dan Bakso

Mie ayam dan bakso masih menempati posisi sebagai salah satu makanan favorit. Sebagai makanan kesukaan banyak orang, mie ayam dan bakso bisa menjadi bisnis yang cukup menjanjikan.

baca juga: Tips Bisnis Berjualan Bakso

Hanya dengan sedikit modal saja, bisnis kuliner satu ini sudah bisa dijalankan. Umumnya beberapa keperluan yang wajIb ada saat akan memulai bisnis ini adalah gerobak dan tempat usahanya.

Namun jika belum memiliki modal yang cukup, kamu bisa menggunakan sistem online saja. Mie ayam dan bakso dijual dan dipasarkan melalui media online seperti Facebook atau menggunakan media iklan seperti brosur.

3. Katering Bekal

Kini banyak orang yang lebih memilih untuk membawa bekal dari rumah karena lebih sehat dan higienis. Di kota-kota besar, bisnis ini sudah mulai berkembang dan banyak didirikan oleh anak-anak muda.

Umumnya, katering bekal disediakan per paket dengan durasi hari yang berbeda-beda. Harga yang ditawarkan juga bervariasi tergantung isi dari bekal itu.

4. Menjual Frozen Food

Bisnis frozen food sangat mungkin dicoba. Makanan frozen atau beku ini banyak dipilih sebagai produk yang dijual di rumahan karena lebih praktis untuk menjual. Dan bagi kalangan ibu rumah tangga, frozen food ini tidak perlu waktu lama untuk dimasak.

Ada banyak jenis frozen food yang bisa dijual seperti nugget, sosis, dimsum, bakso, kentang goreng, tempura, dan masih banyak lagi. Perangkat yang harus disiapkan di antaranya freezer dan supplier yang siap memasok dagangan ke tempat kamu.

Salah satu keunggulan dari bisnis ini adalah daya tahannya cukup lama sehingga aman untuk dijual kembali.

5. Gorengan

Sudah bukan rahasia lagi jika masyarakat Indonesia tidak bisa dijauhkan dari gorengan dan Anda bisa menjadikan gorengan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Beberapa gorengan yang disukai seperti bakwan atau bala-bala, tahu isi, pisang goreng, dadar jagung dan lain-lain.

Gorengan ini sudah populer di kalangan masyarakat sehingga cenderung lebih mudah dijual. Apalagi modal memulai bisnis gorengan terbilang minim. []

Leave a Comment